Postingan

MK Mesir Batalkan Dekrit Presiden

KAIRO – Mahkamah Konstitusi (MK) Mesir pada Selasa (10/7) membatalkan dekrit presiden yang meminta anggota parlemen untuk bekerja. Keputusan MK itu dipastikan bakal memicu krisis yang lebih mendalam antara Presiden Muhammad Mursi dengan militer yang didukung MK. “MK memerintahkan pembekuan dekrit presiden,” demikian diungkapkan sumber MK dikutip AFP. Keputusan MK sebelumnya yang membubarkan parlemen pun harus segara dilaksanakan. Keputusan MK terbaru itu menunjukkan benih-benih militeristik masih sangat kuat di Mesir. Terkait masalah ini, Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) yakin semua pihak akan menghormati hukum dan konstitusi. Hal berbeda diungkapkan Kantor Kepresidenan Mursi menegaskan bahwa dekrit presiden tidak bertentangan dengan keputusan MK sebelumnya. “Dekrit presiden bukan wewenang MK untuk menilainya,” kata penasehat hukum kepresidenan, Mohamed Fouad Fadallah kepada Al-Ahram. Menurut pengacara Ikhawanul Muslim (IM) Abdel Moneim Abdel Maqsoud, kelompoknya mengho...

Rusia Ajukan Resolusi PBB untuk Suriah Tanpa Sanksi

NEW YORK – Rusia pada Selasa (10/7) waktu setempat mengajukan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Suriah. Hanya saja, usulan Moskow itu tidak memiliki konsekuensi sanksi yang harus dihadapi Suriah. “Usulan resolusi itu telah dikirimkan kepada 14 anggota Dewan Keamanan PBB yang bakal menggelar rapat bersama utusan Liga Arab-PBB Kofi Annan pada Rabu (11/7),” kata Deputi Utusan Rusia untuk PBB Igor Pankin dikutip AFP. Upaya Rusia itu bakal memicu memanasnya ketegangan diplomatik di DK-PBB yang harus memutuskan masa depan misi pengamat PBB di Suriah yang bakal habis masa tugasnya pada 20 Juli mendatang. Rusia merupakan sekutu utama Presiden Suriah Bashar al-Assad. Dalam pergaulan internasional, Moskow selalu mendukung penuh Damaskus. Amerika Serikat (AS) dan Eropa pun tak mampu menjinakkan Suriah karena ada bayang-bayang Rusia. Padahal, menurut para aktivis jumlah korban sipil yang tewas dalam konflik di Suriah telah mencapai 17.000 orang. “Resolusi yang...

Petinggi Diplomat Suriah Membelot

BAGHDAD – Duta Besar Suriah untuk Irak Nawaf Fares membelot ke kubu oposisi dan menyarankan militer untuk angkat senjata melawan rezim Presiden Bashar al-Assad. Fares merupakan diplomat senior Suriah yang pertama menyatakan pembelotan secara terang-terangan terhadap Assad. “Saya mengumumkan pembelotan saya dari posisi saya sebagai perwakilan Republik Arab Suriah di Irak dan pengunduran diri saya dari jabatan Partai Baath,” ujar Fares kepada Al Jazeera. “Saya semua orang bebas dan kaya di Suriah, khususnya militer, untuk secepatnya bergabung dengan revolusi,” katanya. “Arahkan senapan dan tank Anda ke para penjahat di rezim yang membunuhi rakyatnya sendiri.” Fares mengkonfirmasi keputusannya dalam pernyataan yang ditampilkan pada akun Facebook-nya. Fares sendiri ditunjuk menjadi duta besar ke Baghdad pada 2008. Dengan bendera revolusioner Suriah di belakangnya, dia menyerukan anggota partai untuk melakukan hal serupa karena rezim telah berubah menjadi alat untuk menekan rakyat dan a...

Partai Suu Kyi Sambut Pelonggaran Sanksi AS

NAYPYIDAW – Partai oposisi yang dipimpin ikon demokrasi Aung San Suu Kyi kemarin menyambut positif langkah Amerika Serikat (AS) terhadap pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Myanmar. Namun, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) tetap menekankan perlunya transparansi. “Tidak yang perlu dikhawatirkan mengenai hal itu,” kata Nyan Win, ujar Juru Bicara NLD, kepada AFP. Penegasan Win itu mengenai kebijakan AS yang bakal melonggarkan sanksi ekonomi termasuk lampu hijau terhadap perusahaan untuk berinvestasi di Myanmar, termasuk sektor minyak dan gas. Keputusan AS itu menyusul keprihatinan Suu Kyi terhadap Perusahaan Minyak Gas Myanmar (MOGE). Menurut Suu Kyi, langkah AS tidak bakal signifikan, tetapi dia menekankan dunia internasional untuk menekan MOGE yang memiliki ikatan kuat dengan junta militer. “Mereka seharusnya meminta MOGE untuk tetap transparan. Saya tidak mengetahui apakah mereka menanyakan hal itu atau tidak,” kata Suu Kyi. Dia juga menambahkan seyogyanya perusahaan negara itu...

Perihal Suriah, Rusia dan China Ditekan

NEW YORK - Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah Kofi Annan dan Sekjend PBB Ban Ki-moon kemarin pergi ke Rusia dan China untuk menekan anggota Dewan Keamanan (DK) PBB itu untuk mendukung aksi yang lebih keras terhadap Presiden Bashar al-Assad. Kunjungan Annan dan Sekjend PBB itu pada fase yang sangat krusial dalam konflik yang telah berlangsung selama 16 bulan. “Mungkin Annan dan Ban bakal mempengaruhi Rusia dan China agar tercapai target yang diinginkan,” ujar salah satu diplomat senior PBB yang enggan disebutkan namanya kepada AFP. Menurut Juru Bicara Annan, Ahmad Fawzi, utusan PBB itu bakal bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov. Kemudian, Ban bakal bertemu dengan Presiden China Hu Jintao, Perdana Menteri Wen Jiabao dan Menteri Luar Negeri Yang Jiechi. Ban berulang kali menegaskan langkah diam dunia internasional terhadap Suriah justru bakal memberikan lisensi bagi Damaskus untuk terus melaksanakan pembunuhan massal....

Panglima Militer Korut Dipecat

SEOUL – Panglima militer Korea Utara Korut Ri Yong-ho kemarin dilaporkan dipecat karena menderita sakit. Selain menjabat panglima militer, Ri adalah wakil ketua komisi pusat militer dan menduduki jabatan puncak Partai Pekerja. Dalam pernyataan singkat, Partai Pekerja mengatakan bahwa Ri dicopot dari jabatannya karena sakit. Banyak pihak tidak percaya terhadap penjelasan resmi dibalik pencopotan Ri. Kantor berita Korea Utara KCNA melaporkan pencopotan Ri diputuskan dalam pertemuan komite sentral poltibiro Partai Pekerja pada Minggu (15/07). Namun demikian, laporan singkat itu tidak menyebutkan siapa pengganti Ri. Ri ditunjuk sebagai panglima militer tiga tahun lalu oleh Kim Jong-il, pemimpin Korut saat itu, yang meninggal pada Desember 2011. Sebagai panglima militer, Ri serta pejabat sebelumnya secara teratur muncul dalam acara-acara kenegaraan, mendampingi Kim Jong-il. Ri Yong-ho dikenal pula sebagai salah satu dari tujuh pejabat tinggi yang menemani Jong Un saat mengikuti mobil je...

Amnesti Kunci Rekonsiliasi

JAKARTA – Pengalaman sejumlah negara menunjukkan pengampunan (amnesti) menjadi kunci utama rekonsiliasi politik. Bagi Indonesia, kepemimpinan kuat justru dipandang berperan sebagai solusi konflik. Mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra mengungkapkan, pemberian maaf membuka pintu penye le - saian konflik secara damai karena mengedepankan di alog. Pendiri Partai Thai Rak Thai (TRT) ini mengakui pe ngam - pun an tidak mudah dila ku kan karena harus meng amendemen undang-undang dan dianggap tidak populis ka re na bi - sa menurunkan citra partai. Tapi, pilihan itu harus di am - bil jika cita-cita rekonsiliasi ingin diwujudkan. “Karena rekonsiliasi mem bu tuhkan am nesti. Saya tidak akan membalas dendam kepada para musuh politik,” ungkap Thaksin dalam peluncuran jurnal Stra - te gic Reviewyang juga dihadiri mantan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta dan pe mim - pin oposisi Malay sia Anwar Ibrahim di Jakarta kemarin. Merujuk situasi politik Thailand, Thaksin mengakui ...