Postingan

Pakistan Kecam NATO

ISLAMABAD– Militer Pakistan kemarin mengajukan “protes keras” terhadap dua helikopter Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Afghanistan, yang malah mengarah ke Pakistan. Pakistan menganggap dua helikopter NATO itu melanggar batas udara negara tersebut. “Militer Pakistan mengajukan protes keras dan meminta rapat darurat dengan pejabat NATO,”kata juru bicara militer Pakistan Mayor Jenderal Athar Abbas. “Dua helikopter melanggar batas wilayah udara Pakistan hari ini (kemarin) di Admi Kot Post, Waziristan utara. Pasukan di pos perbatasan menembaki helikopter itu dan terjadi baku tembak, dua tentara kita terluka.” Waziristan utara kerap menjadi pelanggaran batas wilayah yang dilakukan NATO.Dengan alasan wilayah itu menjadi basis para gerilyawan Al-Qaeda, NATO kerap mengirimkan pesawat tanpa awak untuk menghancurkan target tertentu. Seorang pejabat militer NATO di Kabul membenarkan insiden itu. Dua helikopter yang berbasis di Afghanistan timur membalas serangan setelah diserang Pakis...

Krisis Nuklir, PM Jepang Tak Mau Digaji

TOKYO – Perdana Menteri (PM) Jepang Naoto Kan ingin membuktikan komitmennya sebagai pemimpin yang memperhatikan rakyatnya. Dia berjanji tidak akan menerima gaji sebagai PM yang nilainya mencapai 1.636.000 yen sebulan atau USD20.200 hingga krisis Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima berakhir. Namun,Kan tetap akan menerima gajinya sebagai anggota parlemen. “Dalam posisi itu, saya memutuskan untuk tidak menerima gaji sebagai PM dari Juni hingga kita melihat prospek atas solusi bencana nuklir,” katanya, seperti dikutip AFP. Kepedulian Kan itu mendapatkan respons cukup baik dari publik Jepang. Namun, ada analis yang memandang apa yang dilakukan Kan itu hanya sebagai sandiwara, yakni demi mengangkat popularitasnya yang turun drastis di mata masyarakat Jepang. Bagi Kan, krisis nuklir Fukushima merupakan taruhan masa depan politiknya. Dia ingin mengambil simpati rakyatnya mengenai isu-isu yang berkaitan dengan nuklir. Beberapa hari lalu rakyat Jepang mempertanyakan kepemimpinan da...

Tank-Tank Suriah Tembaki Oposisi

DAMASKUS – Pasukan Pemerintah Suriah kemarin menembaki Kota Homs yang menjadi pusat demonstran antirezim. Militer juga terus memburu para pembelot di Kota Banias. Militer menembakkan roket dari tank-tank sepanjang hari. “Rentetan senjata dan ledakan artileri terdengar sejak kemarin di perkampungan Bab Amr, Kota Homs, dan di desa lain Mashada,Jobar,dan Sultanya,” ujar aktivis hak asasi manusia (HAM) Najati Tayara kepada AFPseraya menambahkan bahwa desa berpenduduk 100.000 jiwa beretnik Badui itu menjadi target operasi keamanan sejak Senin lalu (9/5). Tayara mengatakan,militer Suriah menyisir wilayah pertanian untuk mencari senjata dan menebar ketakutan kepada penduduk.“Para agen keamanan ikut dalam aksi perampasan properti penduduk,”katanya. Ia juga menambahkan, 50 tank telah dikerahkan di Kota Homs.“Pos-pos pemeriksaan didirikan di pintu masuk Kota Homs,”lanjutnya. Sementara kota-kota sekitar Daara, Suriah selatan, dirazia aparat. Adapun daerah pinggiran Ibu Kota Damaskus juga sudah di...

Tank-Tank Suriah Tembaki Oposisi

DAMASKUS – Pasukan Pemerintah Suriah kemarin menembaki Kota Homs yang menjadi pusat demonstran antirezim. Militer juga terus memburu para pembelot di Kota Banias. Militer menembakkan roket dari tank-tank sepanjang hari. “Rentetan senjata dan ledakan artileri terdengar sejak kemarin di perkampungan Bab Amr, Kota Homs, dan di desa lain Mashada,Jobar,dan Sultanya,” ujar aktivis hak asasi manusia (HAM) Najati Tayara kepada AFPseraya menambahkan bahwa desa berpenduduk 100.000 jiwa beretnik Badui itu menjadi target operasi keamanan sejak Senin lalu (9/5). Tayara mengatakan,militer Suriah menyisir wilayah pertanian untuk mencari senjata dan menebar ketakutan kepada penduduk.“Para agen keamanan ikut dalam aksi perampasan properti penduduk,”katanya. Ia juga menambahkan, 50 tank telah dikerahkan di Kota Homs.“Pos-pos pemeriksaan didirikan di pintu masuk Kota Homs,”lanjutnya. Sementara kota-kota sekitar Daara, Suriah selatan, dirazia aparat. Adapun daerah pinggiran Ibu Kota Damaskus juga sudah di...

Strauss-Kahn Siap Melawan

NEW YORK – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Dominique Strauss-Kahn sepakat untuk menjalani tes medis terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang pelayan hotel di New York. Strauss-Kahn tampil di pengadilan pada hari Minggu (15/5). Namun, kesaksiannya di pengadilan diundur hingga Senin (16/5) waktu setempat karena dia menjalani tes kesehatan. Pria berusia 62 tahun itu ditangkap hari Sabtu lalu, di dalam pesawat Air France yang akan membawanya ke Paris, Prancis. Kuasa hukumnya William Taylor mengatakan penuntutan diundur hingga Senin waktu setempat. “Klien saya memang menyetujui dilakukannya tes medis dan forensik,” tuturnya. Dia juga menambahkan kalau kliennya dalam kondisi lelah tetapi sehat. Sedangkan kuasa hukumnya yang lain Benjamin Brafman mengatakan Strauss-Kahn akan membela diri dari semua tuduhan. “Dia menyangkal telah melakukan kejahatan,” ujar Brafman kepada AFP. Sementara istrinya yang juga bintang televisi Prancis Anne Sinclair tidak percaya...

Skandal Seks Strauss-Kahn: Dari Kamar Senilai USD3.000 Hingga Tahanan Polisi’

Dominique Strauss-Kahn, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), berusaha membuktikan bahwa dirinya bukanlah orang yang hidup gemerlap. Pasalnya, dia adalah kandidat presiden dari Partai Sosialis. Tapi, dunia terbelalak ketika dia ternyata tinggal di kamar 2806 Hotel Sofitel di dekat Times Square, Manhattan, New York yang dikenal sangat mewah. Kamar hotel senilai USD3.000 semalam itu dilengkapi dengan ruang konferensi, kamar keluarga, kamar tidur dan kamar mandi itu. Tapi, kamar itu menjadi saksi kebrutalan seksualitasnya terhadap seorang pelayan kulit hitam. Sungguh ironis, kekerasan seksual dilakukan oleh orang terpenting dalam arsitek ekonomi dunia. Mantan Menteri Keuangan Prancis yang kini memiliki penghasilan USD420.930 dan bebas pajak itu kini meringkuk di penjara di Harlem, kantor Departemen Polisi New York (NYPD). Dia dituduh tindakan kriminal seksual dan percobaan pemerkosaan. Diplomat dari Konsul Jenderal Prancis telah bertemu dengan Strauss-Kahn. Menurut ju...

Bos IMF Bersumpah Melawan

NEW YORK– Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) Dominique Strauss-Kahn bersumpah akan melawan tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang pelayan hotel. Dia menyangkal telah melakukan kejahatan seksual. Strauss-Kahn sebenarnya dijadwalkan untuk diperiksa di pengadilan pada Minggu (15/5) waktu New York, Amerika Serikat. Namun, kesaksiannya di pengadilan diundur hingga kemarin. Strauss-Kahn menghadiri persidangan untuk menghadapi tuntutan kejahatan seksual yang dilayangkan seorang pegawai hotel. Saat disidang, dia mengenakan kemeja berwarna terang dan jas hitam. Strauss-Kahn duduk di kursi terdakwa untuk mengajukan pembelaan dan jaminan. Dia disidang oleh Hakim Pengadilan Kriminal Manhattan Melissa Jackson.Umumnya, pengadilan negara bagian New York itu mengadili pelaku kriminal karena kepemilikan obat-obatan, perkelahian, dan pencurian ringan. Strauss-Kahn ditangkap pada Sabtu (14/5) di dalam pesawat Air France yang akan membawanya ke Paris,Pr...