Postingan

Hillary Percaya Diri, Trump Tak Mau Kalah

Gambar
KORAN SINDO/ SARA AILSA WASHINGTON- Hillary Clinton terlihat semakin percaya diri setelah dinyatakan ”menang” dalam debat calon presiden (capres) pertama saat berkampanye di swing state - negara bagian yang belum menentukan pilihan dan diperebutkan. Rival utama Hillary, Donald Trump, mengevaluasi diri dan tetap akan menyerang capres Partai Demokrat dengan cara yang berbeda. Miliarder New York itu tetap melancarkan kecaman dan serangan personal terhadap Hillary. Sedangkan Hillary memilih memaparkan program pemerintahan dan memainkan serangan pribadi kepada Trump yang lebih berkaitan dengan fakta. ”Saya merasa lebih positif tentang kampanye pemilu ini,” kata Hillary saat berada di pesawat kampanye sehari setelah debat pertama dengan Trump. Mantan menteri luar negeri AS itu berhasil keluar dari periode terburuk dalam 15 bulan kampanye capres. ”Hal nyata adalah temperamen dan kualifikasi yang harus dipegang oleh pemilik pekerjaan terberat di dunia (presiden). Saya p...

FARC-Kolombia Berdamai

Gambar
KORAN SINDO/ SARA AILSA CARTAGENA – Pemerintah Kolombia resmi menandatangani perjanjian damai dengan pemberontak Marxist FARC (Pasukan Bersenjata Revolusi Kolombia). Itu mengakhiri pemberontakan selama setengah abad yang menewaskan lebih dari 260.000 orang dan 45.000 warga dilaporkan hilang. Perdamaian itu dicapai setelah perundingan selama empat tahun di Kuba. Presiden Kolombia Juan Manuel Santos, 65, dan pemimpin pemberontak FARC Rodrigo Londono yang biasa disebut ”Timochenko” berjabat tangan pada Senin (26/9) waktu setempat. Penandatanganan kesepakatan damai yang dilakukan dengan pena berbalut peluru diharapkan bisa menyembuhkan luka lama sekitar 6,9 juta warga yang terdampak langsung peperangan tersebut. ”Hidup Kolombia, hidup perdamaian,” demikian teriakan banyak orang yang menyaksikan penandatanganan perdamaian. Beberapa orang mengibarkan bendera Kolombia sebagai ungkapan kegembiraan. ”Tidak ada lagi perang!” teriak banyak orang lainnya. ”Malam penuh keker...

Debat Hillary-Trump Jadi Penentu

Gambar
KORAN SINDO/ AILSA SARAH WASHINGTON – Hillary Clinton dan Donald Trump saling berhadapan dalam debat pertama calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS). Itu menjadi debat yang akan paling ditonton warga AS dan menjadi pertunjukan politik paling ditunggu dalam sejarah politik AS. Debat yang digelar kemarin waktu setempat akan menjadi pertarungan yang sangat ketat untuk memperebutkan Gedung Putih. Apalagi, pemilu presiden 2016 ini juga menjadi pertandingan yang tak bisa diprediksi sekitar enam minggu sebelum pemilu 8 November mendatang. Debat itu diperkirakan akan memecahkan rekor antara pertarungan Jimmy Carter dari Demokrat dan Ronald Reagan dari Republik pada 1980 yang ditonton 80 juta orang. Debat selama 90 menit itu akan dimulai pukul 09.00 malam waktu setempat (Selasa jam 08.00 WIB) di Universitas Hofstra di Long Island, New York. Itu pertama dari tiga debat capres yang direncanakan. Debat itu akan menjadi ajang bagi masing-masing capres untuk meyakinkan pem...

Kapal Kargo Super Sekali Berlayar Habiskan Rp2,4 Triliun

Gambar
KORAN SINDO/MASHUDI SEOUL – Seperti tidak ada kata berhenti dalam sengitnya persaingan industri pelayaran kapal peti kemas dunia. Kendati dihadapkan pada masa suram akibat kelesuan ekonomi, perang teknologi dan kapasitas terus berlangsung. Menurut perkiraan firma VesselsValue, setidaknya 76 kapal kargo super saat ini sedang diproduksi dengan kemampuan membawa kontainer hingga 21.000 TEU (twenty-foot equivalent unit). Kapal Triple E milik AP Moller- Maersk Group (Maersk) menjadi salah satu kapal kontainer yang meramaikan kerasnya persaingan industri ini. Dengan panjang 400 meter dan beroperasi sejak Juli 2013 silam, kapal yang dibuat Daewoo Shipbuilding itu hilir mudik melintasi samudra Asia-Eropa. Maersk menyodorkan kontrak USD3,8 miliar untuk memproduksi 21 kapal Triple E kepada Daewoo. Kapal selebar 59 meter ini mampu mengangkut lebihdari 2.500kontainerdengansekali perjalanan menelan ongkos hingga USD185 juta atau Rp2,4 triliun. ”Jika Anda ingin menjadi kapten d...

Selera Seni Berimplikasi Politik

Gambar
KORAN SINDO/ AHMAD RIDWAN Pilihan lukisan yang dipilih oleh para pemimpin politik bukan selera dan rasa semata. Namun, koleksi karya seni juga merefleksikan politik yang dipilihnya. Selera itu juga memengaruhi kebijakan dalam bidang seni. Saat Barack Obama merebut Gedung Putih, dia bukan hanya mengubah banyak kebijakan pemerintahan pendahulunya, seperti perawatan kesehatan, regulasi finansial, hingga lingkungan. Dia juga ternyata mengubah koleksi seni Gedung Putih. Gedung Putih yang sebelumnya dikenal dengan lukisan tentang kehidupan dan alam, Obama mengubahnya dengan lukisan yang abstrak dan kontemporer. Pilihan lukisan juga memiliki implikasi politik, bukan sekadar selera. Lihat saja ketika mantan Presiden Bill Clinton memilih Simmie Knox, seniman Afro-Amerika dari Alabama yang dikenal dengan lukisan potret. Kemudian, pemerintahan George W Bush lebih memilih lukisan ”The Builders,” karya seni dari Jacob Lawrence, seniman kulit hitam. Meskipun, lukisan itu dikri...

George W Bush: Suka Melukis Anjing, Siap Rilis Buku Lukisan Wajah Pahlawan AS

Gambar
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W. Bush ternyata bukan hanya dikenal sebagai pemimpin dan politikus andal. Dia juga dikenal sebagai pelukis. Tahun depan Bush akan merilis buku yang berisi 66 lukisan minyak di atas kertas kanvas tentang veteran militer dan tentara yang masih aktif. ”Buku tentang lukisan itu berjudul Portraits of Courage: A Commander in Chief’s Tribute to America’s Warriors,” demikian ungkap Crown Publishing Group. Buku itu rencananya akan diterbitkan pada 28 Februari 2017. ”Buku ini tentang pria dan perempuan yang menjadi aset nasional berharga di Angkatan Darat AS yang melanjutkan masa depan sukses bagi negara kita,” tulis Bush dalam pendahuluan bukunya. ”Penghargaan terbesar kepresidenan adalah melihat mereka dalam mata dan memberikan hormat kepada mereka sebagai panglima militer tertinggi,” imbuhnya. Kemudian, Bush mengungkapkan, proyek itu bukan sekadar sebagai buku seni yang menampilkan lukisan. Selain Bush, mantan ibu negara Laura ...

Saingi China, India Beli 36 Jet Rafale

Gambar
Grafis: KORAN SINDO/ Syarif Hidayatullah NEW DELHI – India menandatangani kesepakatan formal untuk membeli 36 pesawat tempur Rafale dari Dassault, Prancis, senilai USD8,8 miliar(Rp112,48 triliun). Itu merupakan transaksi terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Menteri Pertahanan (menhan) India Manohar Parrikar dan Menhan Prancis Jean-Yves Le Drian kemarin menandatangani kesepakatan dalam acara di New Delhi. Kesepakatan itu mengakhiri negosiasi alot antara Prancis dan New Delhi mengenai pembelian pesawat tersebut. ”Anda tidak akan pernah yakin dengan kesepakatan yang telah ditandatangani dan apa yang terjadi hari ini (kemarin),” katan Le Drian dilansir AFP. Sedangkan menurut Parrikar, kesepakatan itu akan memperkuat pertahanan India. ”Pembelian pesawat Rafale akan meningkatkan kualitas serangan India,” tuturnya dilansir Reuters. Dassault menyatakan, mereka menyambut kontrak penandatanganan tersebut. Pengiriman Rafale pertama diperkirakan pada 2019. India akan men...