Demonstran Kembali Duduki Kairo
KAIRO– Ratusan warga Mesir kemarin kembali menduduki Lapangan Tahrir di Kairo, untuk memprotes vonis pengadilan yang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak. Pengunjuk rasa menganggap vonis itu terlalu ringan dan mereka menginginkan Mubarak dihukum mati. Aksi itu merupakan kelanjutan demonstrasi 20.000 rakyat Mesir pada Sabtu (2/6) di Tahrir, pusat gerakan revolusi 18 hari yang memaksa Mubarak mundur pada 11 Februari silam. ”Kami akan tetap tinggal di sini hari ini dan besok. Kami memperkirakan bakal lebih banyak orang yang datang ke sini,” kata Omar Abdelkader, demonstran di Lapangan Tahrir, dikutip AFP. Demonstran juga membuat miniatur kuburan sebagai simbol banyaknya martir dalam revolusi menggulingkan Mubarak.” Banyak orang yang merasakan Mesir kembali ke rezim lama setelah mendengar putusan pengadilan itu,” ujar Feda Essam, mahasiswa yang turut berunjuk rasa di Tahrir. Mereka memasang spanduk bertuliskan, ” Martir, kita tidak akan memb...