Mobil Kuno Disulap Jadi Mobil Masa Depan
Norman Foster, seorang arsitek ternama,justru beralih profesi menjadi desainer mobil. Dia mendesain mobil masa depan. Mobil yang didesainnya adalah mobil kuno yang diubahnya menjadi kendaraan futuristik.
Salah satunya Dymaxion hijau yang memiliki panjang enam meter, tiga roda, dan mampu menampung 11 orang. Mobil itu memiliki fitur tambahan termasuk sebuah periskop yang dipasang pada kaca dan satu roda belakang. Desain yang dibesut Foster tersebut mampu mengubah bentuk asli mobil tersebut. Dymaxion didesain dan dibuat pada 1933 oleh seorang arsitek dan teknisi asal Amerika, Richard Buckminster Fuller.
Fuller berharap pada suatu hari konsep mobil masa depannya mampu terbang menggunakan mesin jet. Tetapi, mobil justru mengalami kecelakaan pada Pameran Dunia Chicago pada 1933 dan menjadikan mobil itu tidak bisa dijual ke pasaran. Dengan desain totalitas yang dilakukan, Foster mampu mengubah citra mobil Dymaxion.Hanya, mobil yang desainnya itu tidak dapat dikendarai di jalanan.
”Mengendarai Dymaxion adalah sebuah rahasia,” ujar Foster kepada CNN. ”Dengan kecepatan rendah, mungkin mobil bisa berjalan seperti alat pemintal. Jika berjalan cepat, mobil itu harus dilindungi dengan baik dan penumpangnya dapat merasakan kenyamanan seperti sebuah perahu dibandingkan sebuah mobil,”katanya. Foster, arsitek yang mendesain Gedung Gherkin di London dan Gedung Restorasi Reichstag di Berlin, Jerman,kini bekerja dengan Buckminster Fuller selama 12 tahun terakhir.
Dia juga memiliki pengalaman dalam mendesain sepeda motor. Pada 2009, perusahaan Foster dan rekannya mampu memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi mendesain ulang bus tingkat Routemaster di London. Dia mendesain bus tersebut bersama desainer mobil klasik asal Inggris,Aston Martin. Foster dikenal sebagai arsitek yang awalnya hanya iseng-iseng mendesain mobil.
Arsitek kelahiran Irak, Zaha Hadid juga membantu desain sebuah kendaraan bersama Foster dan disebut mobil Z.”Konsepmobiltersebutdidukung dengan alat bebas emisi karena menggunakan bahan bakar listrik dan itu menjadi sebuah visi untuk masa depan,” ujar Jens Borstelmann, arsitek yang juga membantu mendesain desain mobil Z. Sementara itu, desainer Australia Marc
Newson menciptakan konsep mobil 021c yang diperuntukkan bagi Ford pada 1999.Mobil 021c berasal dari mobil Dymaxion dengan memperpanjang bodi mobil. Memang jarang sekali mobil konsep seperti itu didesain langsung seorang arsitek yang langsung dimuseumkan dan digunakan di jalanan. Menurut Jay Hubbard, manajer koleksi automotif di Museum Automotif Nasional di Reno, Nevada, Amerika Serikat,banyaknya arsitek mendesain mobil merupakan kemajuan pesat.
”Jika dibandingkan mobil Dymaxion yang telah didesain ulang dengan mobil lainnya yang dibuat pada 1934, jelas ada perubahan yang sangat radikal,”ungkapnya. Mereka kini berharap bisa memamerkan Dymaxion ke seluruh dunia. Dengan cara ini, maka diperkirakan pemesanan terhadap mobil itu akan meningkat.
Padahal, mobil itu tentu saja tidak akan dijual dengan harga murah. Jauh sebelumnya, Fuller pernah mengatakan bahwa pihaknya sedang membuat 100 unit yang akan dijual dengan harga USD200 saat itu. Nyatanya, saat ini, biaya pembuata untuk satu unit mobil itu mencapai USD8.000. (CNN/andika hm)
Salah satunya Dymaxion hijau yang memiliki panjang enam meter, tiga roda, dan mampu menampung 11 orang. Mobil itu memiliki fitur tambahan termasuk sebuah periskop yang dipasang pada kaca dan satu roda belakang. Desain yang dibesut Foster tersebut mampu mengubah bentuk asli mobil tersebut. Dymaxion didesain dan dibuat pada 1933 oleh seorang arsitek dan teknisi asal Amerika, Richard Buckminster Fuller.
Fuller berharap pada suatu hari konsep mobil masa depannya mampu terbang menggunakan mesin jet. Tetapi, mobil justru mengalami kecelakaan pada Pameran Dunia Chicago pada 1933 dan menjadikan mobil itu tidak bisa dijual ke pasaran. Dengan desain totalitas yang dilakukan, Foster mampu mengubah citra mobil Dymaxion.Hanya, mobil yang desainnya itu tidak dapat dikendarai di jalanan.
”Mengendarai Dymaxion adalah sebuah rahasia,” ujar Foster kepada CNN. ”Dengan kecepatan rendah, mungkin mobil bisa berjalan seperti alat pemintal. Jika berjalan cepat, mobil itu harus dilindungi dengan baik dan penumpangnya dapat merasakan kenyamanan seperti sebuah perahu dibandingkan sebuah mobil,”katanya. Foster, arsitek yang mendesain Gedung Gherkin di London dan Gedung Restorasi Reichstag di Berlin, Jerman,kini bekerja dengan Buckminster Fuller selama 12 tahun terakhir.
Dia juga memiliki pengalaman dalam mendesain sepeda motor. Pada 2009, perusahaan Foster dan rekannya mampu memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi mendesain ulang bus tingkat Routemaster di London. Dia mendesain bus tersebut bersama desainer mobil klasik asal Inggris,Aston Martin. Foster dikenal sebagai arsitek yang awalnya hanya iseng-iseng mendesain mobil.
Arsitek kelahiran Irak, Zaha Hadid juga membantu desain sebuah kendaraan bersama Foster dan disebut mobil Z.”Konsepmobiltersebutdidukung dengan alat bebas emisi karena menggunakan bahan bakar listrik dan itu menjadi sebuah visi untuk masa depan,” ujar Jens Borstelmann, arsitek yang juga membantu mendesain desain mobil Z. Sementara itu, desainer Australia Marc
Newson menciptakan konsep mobil 021c yang diperuntukkan bagi Ford pada 1999.Mobil 021c berasal dari mobil Dymaxion dengan memperpanjang bodi mobil. Memang jarang sekali mobil konsep seperti itu didesain langsung seorang arsitek yang langsung dimuseumkan dan digunakan di jalanan. Menurut Jay Hubbard, manajer koleksi automotif di Museum Automotif Nasional di Reno, Nevada, Amerika Serikat,banyaknya arsitek mendesain mobil merupakan kemajuan pesat.
”Jika dibandingkan mobil Dymaxion yang telah didesain ulang dengan mobil lainnya yang dibuat pada 1934, jelas ada perubahan yang sangat radikal,”ungkapnya. Mereka kini berharap bisa memamerkan Dymaxion ke seluruh dunia. Dengan cara ini, maka diperkirakan pemesanan terhadap mobil itu akan meningkat.
Padahal, mobil itu tentu saja tidak akan dijual dengan harga murah. Jauh sebelumnya, Fuller pernah mengatakan bahwa pihaknya sedang membuat 100 unit yang akan dijual dengan harga USD200 saat itu. Nyatanya, saat ini, biaya pembuata untuk satu unit mobil itu mencapai USD8.000. (CNN/andika hm)
Komentar