Postingan

Han Han; Mengkritik Rezim Komunis dengan Gaya Humor dan Lelucon

Gambar
Han Han, 28, pembalap profesional, penulis novel, dan blogger ternama asal China, masuk dalam 100 orang berpengaruh versi majalah Time pada beberapa waktu lalu. Majalah bergengsi itu menyebut novel laris pertamanya, “Triple Door”, mampu memicu perdebatan tentang sistem pendidikan di negaranya. Selain itu, Han juga dinilai memperjuangkan kebebasan bersuara melalui blog yang dikelolnya. Masuknya Han dalam jajaran orang berpengaruh Time itu pun menjadi perdebatan hingga kini di Negeri Tirai Bambu itu. Namun, Han tak mempedulikannya. “Time hanya sebuah majalah. Kenapa Anda menganggapnya terlalu serius?” demikian tanggapan Han dengan entengnya. Meski demikian, Han masuk dalam peringkat kedua jajak pendapat orang berpengaruh Time. Keberaniannya mengkritik pemerintah, sistem sosial, budaya, dan kehidupan di China, menjadikan Han sebagai fenomena di Negeri Panda itu. Maklum, hidup di negara komunis tersebut harus berusan dengan banyaknya aturan yang mengekang kebebasan berekspresi. Salah-salah...

Koalisi Cameron Berkonsolidasi

Anggota kabinet pemerintahan baru Inggris kemarin menggelar rapat perdana dengan Dewan Keamanan Nasional. Dalam rapat tersebut, deputi Perdana Menteri (PM) Nick Clegg duduk disamping PM Inggris David Cameron bersama dengan Menteri Luar Negeri William Hague. Juru Bicara Downing Street, kantor PM Inggris, mengungkapkan bahwa Cameron memimpin pertemuan pertama Dewan Keamanan Nasional yang baru dibentuk pada Rabu (12/5). Perdana menteri memulai pertemuan itu dengan memberikan penghargaan pada angkatan bersenjata Inggris dan menyatakan kekaguman pribadinya dan syukur atas dedikasi dan pengorbanan mereka. “Selanjutnya, Cameron menerima paparan tentang situasi politik dan militer di Afghanistan, termasuk dari baru Penasihat Keamanan Nasional-nya, Sir Peter Ricketts; dan dari Kepala Staf Pertahanan, Sir Jock Stirrup,” ujar juru bicara Downing Street. Pembentkan Dewan Keamanan Nasional itu menunjukkan Konservatif memang sangat peduli dengan urusan keamanan. Adapun tugas lembaga itu adalah bert...

Phantom Ray, Pesawat Mata-Mata Masa Depan

Phantom Ray terlihat seperti pesawat yang ada di komik-komik dan film fiksi ilmiah. Pesawat itu bukan sembarang pesawat. Melainkan, pesawat mata-mata dengan sistem tanpa awak. Pesawat tersebut dikenalkan ke publik kemarin di St Louis, Amerika Serikat. Satu kata untuk menggambarkan pesawat tersebut, Keren! Pesawat tersebut memiliki sayap sepanjang 50 kaki atau 15 meter, dengan panjang 36 kaki atau 10,8 meter dan berat 36.500 lbs atau 16.556 kg. Phantom Ray mampu terbang di ketinggian 40.000 kaki atau 12.000 meter. Jadi pesawat itu mampu terbang 10.000 kaki atau 3.000 meter lebih tinggi dibandingkan pesawat komersial pada umumnya. Phantom Ray juga mampu terbang dengan kecepatan 614 mil perjam atau 988 km perjam. Phantom Ray merupakan salah satu pesawat yang akan diujicoba untuk pengembangan teknologi di masa depan. Pesawat itu dikembangkan oleh divisi Phantom Boeing yang diciptakan khusus untuk militer AS. Rencananya, pesawat tersebut akan diluncurkan pada Desember tahun ini. Didesain kh...

Imelda Marcos Perjuangkan Kembali Hartanya

Mantan Ibu Negara Imelda Marcos, yang memenangkan kursi parlemen, kemarin berjanji akan merebut kembali kekayaannya yang disita pemerintah. Sebanyak 1.200 koleksi sepatu, emas, dan perhiasan miliknya disit oleh pemerintah karena sebagai barang hasil korupsi. “Saya yakin barang berharga itu meilik kita, dan akan kembali kepada kita,” ujar perempuan berusia 80 tahun itu. Selain itu, Marcos juga ingin mengkampanyekan bahwa tuduhan bahwa mendiang suaminya adalah seorang diktator korup yang menyebabkan negaranya runtuh adalah salah. “Marcos bukan seorang pencuri,” ujarnya. “Saya tidak ingin mencapai kesepakatan kompromi dalam hal kebenaran, penghargaan, dan keadilan. Semua hal itu tidak bisa dinegoisasikan,” ujarnya. (AFP/Rtr/andika hm)

Karzai Beri Penghormatan Tentara AS yang Meninggal

Presiden Afghanistan Hamid Karzai bersama anggota Kongres Amerika Serikat (AS) berkunjung ke taman makam pahlawan. Karzai memberikan penghormatan kepada para tentara AS yang tewas dalam perang Afghanistan. Langkah itu untuk menurunkan ketegangan kedua negara. “Kita sedang menggencarkan kampanye melawan terorisme bersama-sama. Selama di AS, kita sangat senang. Pasalnya, ada hari-hari di mana kita juga tak bahagia,” papar Karzai. Dalam pertemuannya dengan antara Karzai dan Presiden AS Barack Obama, presiden kulit hitam pertama itu mendukung langkah Kabul untuk berekonsiliasi dengan para pejuang Taliban. “Kita tidak dapat memenangkan peperang hanya memalui strategi militer semata,” ujarnya. (AFP/Rtr/andika hm)

Saiful Mengaku Disodomi Anwar Beberapa Kali

Mantan ajudan pribadi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, Saiful Bukhari Azlan, kemarin mengaku Anwar beberapa kali mensodominya, termasuk di Hong Kong, Singapura dan Thailand. “Saya disodomi Anwar beberapa kali, di dalam dan luar neger,“ kata Saiful, 24 tahun, saat bersaksi di depan majelis hakim tinggi. Saiful tidak memerinci peristiwa itu, tapi setelah pemilu Maret 2008, Anwar memang melakukan beberapa perjalanan ke luar negeri. Sementara, pengadilan menolak permintaan Anwar untuk menunda persidangan kasus sodomi yang dituduhkan kepadanya. Anwar sebelumnya meminta ditunda agar bisa memperoleh pernyataan saksi untuk melawan pengakuan Saiful. Menurut Hakim Mohamad Zabidin Mohd Diah, keputusan itu sesuai prosedur dan tidak dapat dibanding. Sementara Karpal Singh, pengacara Anwar, menuding Saiful telah berbohong. Dia menuding Saiful terlibat persekongkolan dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. “Tak diragukan lagi, ini adalah kasus konspirasi politik,” ujarnya. (Rtr/AFP/andika hm)

Mucikari Penjarakan PSK di Kandang

Mantan informan polisi Michael Dalton dan mitranya, Nikki Chen, memperlakukan manusia bak hewan. Mereka selalu mengantarkan para Pekerja Seks Komersial (PSK) dari satu tempat pelacuran ke tempat lainnya menggunakan mobil yang didalamnya didesain seperti kandang hewan. Kandang di dalam mobil VW van itu juga memiliki jeruci dan memiliki sel khusus. Bahkan, kunci pintu kandang itu pun seperti sel penjara pada umumnya. Polisi yakin mobil itu digunakan Dalton dan Chen untuk menjemput dan mengantar para PSK ke klien yang telah memesannya. Selidik demi selidik, ternyata bisnis pelacuran yang dikelola Dalton dan Chen beromzet 1 juta poundsterling dalam kurun waktu enam bukan. Mereka menjalankan empat tempat pelacuran di Sunbury, Egham, West Drayton dan Surbiton, semuanya di sekitar London. Mereka memperdagangkan manusia dari China tanpa ijin. Polisi London menangkap Dalton, 44, dan Chen, 56, serta mengamankan tujuh PSK dalam serangkaian penggrebekan. Mereka menghadapi tuntutan hukuman penjara ...