Postingan

Kongres Minta Penjelasan Kasus Petraeus

WASHINGTON – Para pejabat Biro Penyidik Federal (FBI) dan Badan Intelijen Pusat (CIA) dijadwalkan bakal memberikan penjelasan kepada anggota parlemen Amerika Serikat (AS) di Capitol Hill pada Selasa (hari ini waktu AS). Anggota Kongres ingin mendapatkan penjelasan mengenai hasil penyelidikan mereka mengenai akhir karir Direktur CIA David Petraeus dan kemungkinan bocornya rahasia keamanan nasional. Peter King dari Partai Republik, yang merupakan Ketua Komite Parlemen Keamanan dalam negeri , mengatakan dia ingin mengetahui mengapa FBI hanya memberikan informasi rahasia kepada Gedung Putih pada hari pemilu. “Ini tidak dapat diterima,” kata King . Meskipun FBI menegaskan lembaga itu mengikuti protokol, dan tidak menemukan sesuatu yang dapat mengancam keamanan nasional. King menegaskan pihaknya memiliki pertanyaan mengenai hal tersebut. Peristiwa ini menimbulkan amarah politisi partai Demokrat yang mempertanyakan apakah masalah keamanan nasional dapat dikompromikan. “Kami tidak meneri...

Kongres Minta Penjelasan FBI dan CIA-Perselingkuhan Petraeus Terkuak dari Email yang Melecehkan

WASHINGTON– Biro Penyidik Federal (FBI) dan Badan Intelijen Pusat (CIA) bakal memberikan penjelasan kepada anggota parlemen Amerika Serikat (AS) di Capitol Hill pada Selasa (waktu AS). WASHINGTON– Biro Penyidik Federal (FBI) dan Badan Intelijen Pusat (CIA) bakal memberikan penjelasan kepada anggota parlemen Amerika Serikat (AS) di Capitol Hill pada Selasa (waktu AS). Mereka diundang ke Kongres untuk menjelaskan hasil penyelidikan mereka mengenai perselingkuhan yang mengakhiri karier cemerlang Direktur CIA David Petraeus dan kemungkinan bocornya rahasia keamanan nasional. Peter King dari Partai Republik, yang merupakan Ketua Komite Parlemen Keamanan dalam negeri,menegaskan bahwa pihaknya ingin mengetahui mengapa FBI hanya memberikan informasi rahasia mengenai hasil penyelidikan mereka kepada Gedung Putih pada hari pemilu. “Ini tidak dapat diterima,”kata King.Meskipun FBI menegaskan lembaga itu mengikuti protokol dan tidak menemukan sesuatu yang dapat mengancam keamanan nasional,King...

Masa Depan China Tanpa Mao

BEIJING – Sejarah mencatat kalau China tidak bisa dilepaskan dari sosok Mao Zedong dan pemikirannya mengenai negara sosialis. Namun, sosok Mao dan pemikiran terus terkikis oleh Partai Komunis China.. Kini, pemikiran Mao bukannya dikikis lagi, tetapi sengaja dihilangkan. Adanya penghapusan istilah “Pemikiran Mao Zedong” pada pernyataan kebijakan Partai Komunis menimbulkan spekulasi bahwa mereka menghapuskan doktrin tersebut. Dikabarkan kalau amandemen penghapusan “Pemikiran Mao Zedong” dilakukan pada Kongres Partai Komunis ke 18 yang dimulai sejak Kamis lalu dan berlangsung satu pekan. “Penghapusan pemikiran Mao sangat signifikan,” kata Zheng Yongnian, Direktur Institut Asia Timur di Universitas Nasional Singapura dikutip Reuters. Dengan penghapusan itu, arah dan reformasi pembangunan China pun otomatis bakal berubah. Padahal, inti konstitusi China adalah pemikiran Mao. Nantinya, pemerintahan kedepan China bakal menjadi pemikiran Mao hanya menjadi mantra, bukan sebagai kebijakan y...

Transisi Kepemimpinan China Dimulai

BEIJING – Presiden China Hu Jintao kemarin membuka Kongres Partai Komunis selama satu pekan untuk melakukan transisi kepemimpin. Hu menyerukan reformasi politik dan perubah model ekonomi di Negeri Tirai Bambu itu. Kongres yang berlangsung setiap lima tahun itu bakal diakhiri dengan transisi kekuasaan kepada Wakil Presiden Xi Jinping yang bakal memimpin pemerintahan selama satu dekade mendatang. Berbicara di depan lebih dari 2.200 delegasi di Balai Besar Rakyat China di Beijing, Hu memposisikan negara terbesar ekonomi kedua di dunia agar memiliki peranan internasional yang lebih signifikan. Dia juga meminta agar China menjadi “kekuatan maritim”. Penekanan itu sebagai bentuk sikap Beijing terhadap ketegangan maritim dengan Jepang dan negara asia tenggara lainnya. Selain itu, Hu juga memperingatkan bahwa partainya bakal melakukan aksi bersih-bersih terhadap aksi korupsi yang telah menghancurkan struktur organisasi. Itu menyinggung skandal pembunuhan dan korupsi yang melibatkan man...

Tantangan Obama Menghadang

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kemarin kembali ke Washigngton untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahannya. Obama juga harus berkoordinasi secara intensif dengan Partai Republik untuk membahas pengurangan defisit yang dibutuhkan untuk menghindari krisis finansial. Setelah terpilihnya kembali Obama sebagai Presiden AS, dia menghadapi “jurang” fiskal yang dapat menyebabkan pemotongan anggaran belanja dan kenaikan pajak yang sulit disepakati oleh Republikan. Tantangan Obama semakin berat karena Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikuasai oleh Republikan. Meskipun, Demokrat menguasai Senat. Kompromi Obama dengan Republikan pun harus dilakukan. Para ekonomi menjelaskan jika Obama gagal mencapai kompromi, maka tu bakal memicu AS jatuh ke resesi. Sebelum terbang dari rumahnya di Chicago ke Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Washington, pada Rabu malam (7/11) waktu setempat, Obama telah menghubungi anggota DPR untuk menekankan pentingnya mencap...

Partai Komunis Tarik Kaum Muda

BEIJING – Partai Komunis China berusaha menarik simpati kaum muda dengan berbagai propaganda melalui media televisi. Pada Kongres Partai Komunis yang kemarin memasuki hari kedua, China harus berpikir keras untuk membujuk anak muda agar tetap melanjutkan perjuangan. Upaya itu dilakukan bukan lagi dengan paksaan, tetapi melalui media yang disukai anak muda. Partai Komunis pastinya tidak ingin kehilangan generasi muda sebagai penerus masa depan China. China berusaha membendung segala ideologi Barat yang telah merambah ke Negeri Tirai Bambu itu dan meracuni generasi mudanya. Berbagai program televisi pun lebih banyak dipenuhi dengan agenda Partai Komunis, terutama yang berkaitan dengan kongres dan transisi kepemimpinan. Namun, propaganda yang dilakukan Beijing itu kerap menemui penolakan dari generasi muda karena kemasan yang kurang menarik. Misalnya, Joy Zhang, 26, lebih memilih menonton program favorit asal Amerika Serikat (AS) “Prison Break” melalui komputernya. Dia mengaku jenuh...

Republikan Dukung Obamacare

WASHINGTON – Republikan tetap mendukung program-program Presiden Barack Obama atau yang dikenal dengan “Obamacare” pada periode kedua masa pemerintahannya. Obamacare merupakan program Obama dalam bidang reformasi perawatan kesehatan dan kebijakan lainnya. Ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) John Boehner menegaskan dia menarik pernyataan sebelumnya yang menyatakan dia siap menggagalkan program kesehatan Obama. Dengan demikian, Boehner sebagai ketua DPR dari Republikan siap mendukung Obamacare. Sebelumnya, dalam wawancara dengan ABC News, Boehner bakal membatalkan proses legislasi program-program Obama. “ObamaCare merupakan masalah hukum yang menghabiskan banyak biaya dan mengancam pekerjaan. Tujuan kita jelas, dan tetap #tetapmembatalkan,” demikian tulis Boehner di status Twitter-nya. ...